Tag Archives: matematika

Menentukan Hari ‘Neton’ Kelahiran Secara Matematis

Masih banyak dikalangan  masyarakat (terutama Budaya Jawa), apabila akan memulai/melakukan suatu hajatan misalnya, menikah, mendirikan rumah dan lain-lain masih menggunakan perhitungan-perhitungan berdasar hari ‘neton’ . Hari neton ini biasanya merupakan gabungan hari pada Kalender Masehi yang terdiri dari 7 hari (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at , Sabtu dan Minggu) dan Kalender Jawa yang terdiri dari 5 hari/pasaran ( Legi, Pahing, Pon, Wage dan Kliwon)

Pada postingan ini penulis bukan mau mengajak pembaca untuk mempercayai apalagi meyakini tentang perhitungan-perhitungan kejawen tersebut, melainkan disini penulis  ingin menyampaikan bagaimana cara menentukan hari neton berdasarkan disiplin ilmu yang penulis pelajari yakni Matematika.

Menentukan hari neton secara matematis (Aritmetika), merupakan terapan dari  faktor bilangan kelipatan 5 dan 7. Kelipatan 5 untuk menentukan pasaran dan 7 untuk menentukan hari. Untuk itu marilah langsung ke TKP (Tempat Kajian Pembahasan)

A.      Menentukan hari (H)
 
Gunakan formula  H = (T + J + K)/7
H : hari yang dicari
T : Tahun
J : Jumlah hari
K = (T – 1)/4
Contoh : Hari Kemerdekaan RI : 17 Agustus 1945
T = 1945 (bukan tahun Kabisat)
17 Agustus → dihitung jumlah hari mulai 1 Januari s.d 17 Agustus
J = 31 + 28 +31 + 30 + 31 + 30 + 31 + 17 = 229
K = (1945 – 1)/4 = 486 sisa 0 (berapapun  sisanya abaikan saja)
Jadi H = (1945 + 229 + 486) / 7 = 2660/7 = 380 sisa 0 (perhatikan sisanya saja)
Selanjutnya lihat tabel berikut :

Hari Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis
Sisa

0

1

2

3

4

5

6

Pada perhitungan akhir  H = 380 sisanya 0. Pada tabel diatas 0 di kolom Jumat
Jadi 17 Agustus 1945 jatuh pada hari JUMAT

B.      Menentukan Pasaran (P)
Gunakan formula : P = (T + J + K)/5
P : Pasaran yang dicari
T : Tahun
J : Jumlah hari
K = (T – 1)/4
Dari contoh diatas → T =1945, J = 229 dan K = 486
P = (1945 + 229 + 486) / 5 = 380/5 = 76 sisa 0
Selanjutnya lihat tabel berikut :

Pasaran Legi Pahing

Pon

Wage kliwon
Sisa

0

1

2

3

4

Pada perhitungan akhir P = 76 sisanya 0. Pada tabel di atas 0 di kolom Legi
Jadi 17 Agustus 1945 jatuh pada pasaran LEGI
Dari perhitungan A dan B diatas maka 17 Agustus 1945 jatuh pada hari neton JUMAT LEGI
Catatan :

  • • Untuk tahun kabisat, bulan Februari = 29 hari
  • • Dalam perhitungan nilai K, sisanya diabaikan karena perhitungan bilangan kelipatan hanya mengenal  bilangan bulat.

Yup, akhirnya kita tahu bahwa dengan matematika sederhana kita dapat menentukan hari  dan pasaran dengan mudah. Itulah asyiknya Matematika. Selamat mencoba, semoga bermanfaat

Iklan

Matematikaria …?

Yup…! sengaja blog sederhana ini saya kasih judul Matematikaria . Hal ini untuk menepis anggapan/kesan bahwa Matematika itu Sulit, bikin Puyeng, Momok atau sebutan-sebutan lain yang menyeramkan. Bahkan ada yang menyatakan MATEMATIKA = MAkin diTEkuni MAkin TIdak KAruan, kalau begini kan bisa berabe …! (kate Si Doel anak Betawi)
Yang seperti ini neh yang bikin Peserta Didik khususnya dan masyarakat pada umumnya jadi anti pati dan takut belajar Matematika (tidak semua sih).

Padahal yang sebenarnya, Matematika itu Indah,Cantik, Asyik, Ria(ng) dan menyenangkan.
Sampai-sampai seorang ahli matematika tempoe doeloe yang mempunyai nama Carl Friedrich Gauss saking demen dan kagumnya mengatakan “Mathematic,Queen of the Sciences”. Selain itu Matematika juga asyik, riang dan menyenangkan karena didalamnya ada permainan dan teka-teki yang bikin kepayang para pecintanya.

Dengan blog ini saya mengajak para pembaca untuk berbagi dan mengenal kebih dekat pengetahuan seputar Matematika dalam keceriaan. Karena dengan suka-cita dan kesenangan kita akan lebih mudah mempelajarinya. Dan selanjutnya ungkapan akan matematika akan menjadi MAkin diTEkuni MAkin simpaTIk dan KAsmaran.
Dan akhirnya sebagaimana iklan kecantikan ” Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya … terserah Anda”

Selamat bermatematikaria, semoga bermanfaat.