Tertawa Wajar itu Menyehatkan

Dengan tertawa berarti melepaskan energy positif yang menstimulir pelepasan pikiran-pikiran negatif dan depresi dengan demikian beban menjadi ringan. Selain itu tertawa akan merangsang simpul-simpul syaraf terutama wajah yang tegang menjadi lemas dan relax. Wajah jadi berseri sehingga menjadi awet muda. Ketika tertawa, tubuh akan menghasilkan hormon endorphine yang memberikan rasa nyaman bagi tubuh (sebagai penenang alami).

Dalam sebuah penelitian, para peneliti menemukan tertawa dapat meningkatkan sistem kekebalan sampai 40 persen. Oleh karena itu mereka yakin saat ini para profesional kesehatan sebaiknya memandang serius humor sebagai sebuah terapi.
Beberapa penelitian tentang manfaat meditasi salah satunya yang dimuat pada Mei 2005 di American Journal of Cardiology menunjukkan bahwa meditasi yang teratur dapat mengurangi sebanyak 30% resiko penyakit kardiovaskular. Salah satu teknik meditasi yang dipakai adalah Meditasi Tertawa.

Tertawa yang sehat adalah yang lepas, gembira dan dilakukan dengan sepenuh hati dan tidak melanggar norma religi dan social.

Dalam agama Islam norma tersebut simaklah Hadist berikut

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَا تُكْثِرُوا الضَّحِكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ الْقَلْبَ
“Janganlah kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa akan mematikan hati.” (HR. At-Tirmizi no. 2227, Ibnu Majah no. 4183, dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 7435)

Dari Aisyah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa dia berkata:
مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسْتَجْمِعًا ضَاحِكًا حَتَّى أَرَى مِنْهُ لَهَوَاتِهِ إِنَّمَا كَانَ يَتَبَسَّمُ
“Saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tertawa terbahak-bahak hingga kelihatan tenggorokan beliau, beliau biasanya hanya tersenyum.” (HR. Al-Bukhari no. 6092 dan Muslim no. 1497)

Adapun tertawa sesekali ketika keadaan membuat kita untuk tertawa atau tertawa dalam batas kewajaran , maka ini adalah hal yang diperbolehkan. Hanya saja, bukan termasuk tuntunan Nabi shallallahu alaihi wasallam jika seorang itu tertawa sampai terbahak-bahak. Karenanya tertawa terbahak-bahak adalah hal yang dibenci walaupun tidak sampai dalam hukum haram, wallahu a’lam.
Sumber : Berbagai Sumber

Untuk selanjutnya ikuti celoteh-canda berikut yang mungkin bisa membuat kita tertawa melepas pikiran-pikiran negative dan akhirnya ….

…….Tertawalah yang sewajarnya sebelum tertawa harus membayar ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s